test2_dewa 13 (@dewa787) • Instagram photos and videos

- Kamis,dewa 13 (@dewa787) • Instagram photos and videos 13 Februari 2025 13:49 WIB
- waktu baca 2 menit

Setelah ini ada World Championship di Gwangju (Korea Selatan), European World Ranking di Roma (Italia), dan World Championship di Beijing (China)
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Para-panahan Indonesia Idya Putra Harjianto mengatakan pencapaian di Asian Para Cup World Ranking Tournament 2025 yang bergulir di Bangkok, Thailand, 5-10 Februari menjadi modal bagus dalam mengejar target jangka panjang menuju Paralimpiade Los Angeles 2028.
"Ini menjadi awal yang baik menuju kejuaraan-kejuaraan berikutnya. Setelah ini ada World Championship di Gwangju (Korea Selatan), European World Ranking di Roma (Italia), dan World Championship di Beijing (China)," ujar Idya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.
Tim para-panahan Indonesia sukses mengamankan satu emas, empat perak, dan satu perunggu di Thailand.
Baca juga: Kemampuan membaca angin kunci sukses Kholidin raih medali emas
Atlet asal Jakarta Kholidin impresif dengan meraih emas dari nomor individual recurve men open setelah menang atas wakil Thailand Hanreuchai Netsiri dengan skor telak 7-1.
Selain emas, Kholidin juga menyumbangkan dua medali perak. Ia mendapat perak di nomor double men’s recurve bersama Setiawan serta di nomor mixed recurve team berpasangan dengan Mahda Aulia.
Sementara itu, atlet asal Jawa Timur, Ken Swagumilang, meraih dua medali perak. Ia finis di posisi kedua pada nomor individual compound men open serta nomor mixed compound team bersama Teodora Audi.
Medali perunggu bagi Indonesia disumbangkan oleh Teodora Audi yang tampil di nomor individual compound women open. Ia berhasil mengalahkan pesaing beratnya dari India, Jyoti Baliyan, dengan skor tipis 136-135 pada perebutan tempat ketiga.
Baca juga: Atlet para panahan Kholidin raih emas di Asia Para Cup 2025
Idya menilai hasil dari tiga bulan pemusatan latihan menunjukkan perkembangan yang positif. Menurutnya, hampir semua atlet mengalami peningkatan performa dibandingkan tahun lalu, dengan perolehan medali yang lebih banyak dibanding Kejuaraan Asia 2023.
“Kami ingin mengukur sejauh mana peningkatan skor para atlet setelah pemusatan latihan. Hasilnya cukup memuaskan, tetapi masih ada beberapa aspek yang perlu dibenahi, terutama dari sisi mental bertanding,” jelasnya.
Sebagai langkah lanjutan, tim pelatih akan mengasah kemampuan atlet dengan berbagai metode, termasuk latih tanding dengan atlet lokal guna memperkuat mental dan karakter mereka.
"Dengan persiapan yang matang, kami optimistis para atlet bisa tampil lebih baik di kejuaraan dunia dan membawa pulang lebih banyak medali," ujar Idya.
Baca juga: Atlet para-panahan Mahda Aulia makan sosis agar tenang sebelum laga
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2025
相关文章
Pelatih timnas putri panggil 39 pemain untuk laga melawan Arab Saudi
Kamis, 6 Februari 2025 00:54 WIBwaktu baca 2 menitArsip foto - Pesepak bola Kapten Timnas Putri Indo2025-04-03Grand Finals FFNS 2025 Spring akan digelar di Medan
Senin, 24 Februari 2025 15:21 WIBwaktu baca 3 menitTurnamen esports Free Fire Nusantara Series (FFNS2025-04-03Rajawali Medan lepas Moosa Permadi sebagai asisten pelatih
Senin, 24 Februari 2025 18:12 WIBwaktu baca 2 menitDokumentasi Moosa Permadi saat menjadi Asisten Pe2025-04-03Ajang sepeda Tour of Baturraden 2025 bawa misi kemanusiaan
Minggu, 23 Februari 2025 17:40 WIBwaktu baca 3 menitKetua Umum Komunitas BKT.CC Indro Purwanto (kiri2025-04-03Agus Prayogo bagikan kisah inspiratif ke peserta Running Summit 2025
Sabtu, 15 Februari 2025 17:28 WIBwaktu baca 3 menitAtlet lari jarak jauh Indonesia yang meraih tujuh2025-04-03Mills dan Marc Klok berkolaborasi, kenalkan jersei terbaru di JSD 2025
Sabtu, 15 Februari 2025 18:13 WIBwaktu baca 2 menitBintang sepak bola Indonesia, Marc Klok, menyaksi2025-04-03
最新评论